PPNI mengutuk tindakan brutal dan biadab israel kepada perawat

Jakarta (mediaperawat.com) – Tindakan brutal dan biadab tentara israel yang menembak mati perawat yang sedang menolong korban yang terluka dikecam diseluruh dunia. Tindakan israel melanggar konvensi internasional dan hak asasi manusia. Sehubungan dengan hal tersebut Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) tidak ketinggalan menyampaikan pernyataan sikap, belasungkawa dan kecaman atas kebiadaban israel yang tidak bisa dimaafkan tersebut. Pernyataan sikap PPNI diterima oleh redaksi yang isinya seperti dibawah ini :

Pernyataan Sikap
Dewan Pengurus Pusat Persatuan Perawat Nasional Indonesia

Doa tulus dari sejawat perawat seluruh Indonesia atas wafatnyaRazan Al NAjjar seorang perawat, relawan kesehatan di Gaza. Niat tulus nurani seorang perempuan dan perawat untuk menolong, mengevakuasi seorang pengunjuk rasa yang terluka berbaring di sisi lain pagar pembatas berujung tembakan. Tembakan peluru tajam menembus dada Razan Al Najjar menembus lubang di bagian belakang rompi tim medik. Perawat adalah profesi yang didik untuk mengedepankan kepentingan kesehatan dan kemanusiaan, dan mampu menekan rasa takut terhadap terror manusia dan atau alam dalam menjalankan misi praktiknya. Atas nama Perawat seluruh Indonesia, Persatuan Perawat Nasional Indonesia:

  1. Menyampaikan duka yang mendalam bagi keluarga dan teman sejawat atas wafatnya Razan Al-Najjar di Palestine. Semoga Allah SWT menerima amal amalnya dan mengampuni segala dosanya dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan da ketabahan.
  2. Mengutuk kepada para pihak yang sengaja atau teledor hingga tewasnya perawat dan tim kesehatan yang sedang menjalankan misi kemanusiaan.
  3. Meminta kepada Pemerintah Indonesia untuk membuat pernyataan resmi mengutuk kebrutalan tentara Israel pada personel perawat dan tim kesehatan serta masyarakat sipil pada umumnya.
  4. Mengajak kepada Konsil Perawat Sedunia dan asosiasi asosiasi profesi perawat di dunia untuk melakukan tindakan nyata bagi perlindungan perawat dari bahaya dalam menjalankan misi di Negara masing masing dan secara bersama bahu membahu menggalang dukungan dan kebersamaan bagi perawat yang sedang berjuang dinegara konflik dan situasi sulit Negara lain.
  5. Mendesak kepada PBB dan Dewan Keamanan untuk membuat aksi nyata yang efektif untuk menghentikan kebrutalan pada personel dan misi kesehatan sebagai hak dasar manusia. Tenaga kesehatan dan fasilitas kesehatan adalah fasilitas kemanusian, bukan target untuk dilupmpuhkan dan dihancurkan oleh siapapun dalam setiap konflik dan perang.

Nara hubung:

Masfuri (Ketua bidang hubungan luar negeri DPP PPNI) 081318965892 Rohman Azam (Ketua bidang Informasi dan Teknologi Informasi DPP PPNI) 081381431945

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s