Aneh bin ajaib, masuk kuliah keperawatan, lulus jadi penata

(mediaperawat.com) – Dunia keperawatan dihebohkan oleh viralnya brosur promosi penerimaan mahasiswa baru D4 keperawatan anestesi dibeberapa tempat. Sekilas tampak biasa saja, namun jika diperhatikan ada hal yang aneh. Pada brosur dituliskan bahwa setelah menyelesaikan perkuliahan, lulusannya mendapat gelar Sarjana Terapan Penata Anestesi.

Lho kok bisa, kuliah keperawatan tapi setelah lulus menjadi penata? Ada apa dengan kemenristekdikti?

Banyak yang berpendapat bahwa kenapa jika lulusannya akan menjadi penata anestesi, program pendidikannya tidak dinamakan D4 Kepenataan Anestesi?

Polemik antara perawat anestesi dan penata anestesi memang sudah berlangsung lama. Polemik makin meruncing setelah IPAI menolak bergabung dengan PPNI, dan PPNI membentuk HIPANI sebagai organisasi seminat yang menaungi perawat anestesi.

Berdirinya D4 Keperawatan Anestesi, menunjukan bahwa kemenristekdikti tidak memahami definisi perawat yang tersurat dalam undang-undang (UU 38 Tahun 2014). Sangat jelas apa definisi perawat, keperawatan dan pendidikan keperawatan didalam Undang-Undang keperawatan yang seharusnya menjadi rujukan dalam membuat kebijakan.

Red.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s